Digital Public Speaking Jadi Materi Lanjutan Bimtek KIM Jawa Timur Bersama Septian Wilson, CMC

  • Sep 03, 2025
  • MasOman
  • Seputar Pemerintahan, Seputar Event , Seputar Edukasi

Kota Malang, (3/9/2025). Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo Jatim) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) sebagai ujung tombak diseminasi informasi publik. Bertempat di Bakorwil III Malang, kegiatan Bimbingan Teknis KIM digelar dengan mengusung tema “Penguatan Kelembagaan, Kemitraan, dan Kompetensi KIM Jawa Timur.”

Setelah sesi pembukaan dan pemaparan awal dari pejabat Kominfo Provinsi, kegiatan berlanjut dengan materi dari narasumber nasional dan daerah, termasuk dari Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur, serta praktisi komunikasi publik.

Salah satu sesi yang paling menarik adalah pelatihan Digital Public Speaking yang disampaikan oleh Septian Wilson, CMC., seorang Produser dan Presenter LPPL Agropolitan TV Kota Batu sekaligus Master of Ceremony bersertifikat BNSP RI. Dalam sesi ini, peserta KIM diajak memahami bahwa kamera bukanlah lawan, melainkan sahabat. Septian menekankan pentingnya niat dan tujuan komunikasi, serta keberanian untuk tampil apa adanya.

 

“Jangan tunggu sempurna untuk mulai. Mulailah, dan kamera akan membuat Anda semakin sempurna,” ujar Septian Wilson, menutup sesi dengan kutipan yang memotivasi seluruh peserta.

 

 

Materi dilanjutkan dengan lima teknik utama dalam komunikasi digital:

  • Vokal: Intonasi, kecepatan bicara, dan artikulasi yang jelas.
  • Gestur & Ekspresi: Gunakan tangan, mata, dan senyum untuk memperkuat pesan.
  • Kontak Kamera: Pandang lensa, bukan layar, agar audiens merasa diajak bicara langsung.
  • Durasi & Struktur: Konten singkat dan terstruktur lebih mudah diterima.
  • Storytelling: Pesan akan lebih melekat jika disampaikan lewat cerita

  

 

 

 

Tak hanya teori, peserta juga dibekali dengan teknik sederhana pengambilan gambar, seperti:

  • Pengaturan background dan pencahayaan yang terang dan bersih,
  • Prioritaskan audio yang jernih,
  • Gunakan komposisi Rule of Third agar visual lebih menarik,
  • Lakukan latihan rekam-tonton-evaluasi untuk membangun kepercayaan diri.

Sebelum sesi ditutup, peserta melakukan praktik langsung sesuai materi yang telah disampaikan. Mereka mencoba berbicara di depan kamera, mengatur vokal dan gestur, serta menyusun pesan singkat dengan struktur yang jelas. Latihan ini menjadi momen penting untuk mengasah keterampilan komunikasi digital yang akan sangat berguna dalam tugas-tugas KIM di lapangan.

 

Materi ini sangat selaras dengan Petunjuk Teknis Kemitraan Komunikasi dengan KIM, khususnya pada aspek peningkatan kapasitas SDM dan pengelolaan media komunitas. Dinas Kominfo diharapkan dapat menjadikan pelatihan seperti ini sebagai bagian dari strategi pembinaan KIM agar mereka mampu:

  • Menyampaikan informasi publik secara menarik dan profesional,
  • Mengelola media digital dengan pendekatan naratif,
  • Membangun citra positif komunitas melalui konten yang autentik dan berdampak.

Kegiatan Bimbingan Teknis KIM Jawa Timur secara resmi ditutup pada pukul 15.15 WIB, setelah seluruh rangkaian materi dan praktik selesai dilaksanakan dengan lancar dan penuh antusiasme. (oman/MP)