FPRB Kota Probolinggo bersama PKPK Fakultas Psikologi Unair Surabaya mengadakan Pelatihan Mental Health Psychological Support di Kel.Kebonsari Kulon

  • Jul 10, 2024
  • mas oman
  • Seputar Pemerintahan, Seputar Lingkungan, Seputar Kegiatan Sosial, Seputar Edukasi

Probolinggo ,( Rabu ,10/07/2024 ) Bertempat di aula pertemuan Kelurahan Kebonsari Kulon telah di adakan pelatihan Mental Health And Psychosocial Support selama 2 hari ( 09-10 Juli 2024 ) bersama FPRB Kota Probolinggo dengan nara sumber dari PKPK Fakultas Psikologi Unair Surabaya.Semenjak di keluarkannya Surat Keputusan Lurah Kebonsari Kulon Nomor : 188.45 I Kep / 301 / 425.504.4 / 2024 tentang pembentukan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB)Kelurahan Kebonsari Kulon Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo, Bapak Ikromi Wida Utama,S,STP.M.AP menggandeng FPRB Kota Probolinggo untuk melatih mental teman teman FPRB Kelurahan Kebonsari Kulon yang baru di laksanakan reorganisasi strukturnya pada tanggal 26 Juni 2024 ,yang mana Kelurahan Kebonsari Kulon sebagai Kelurahan Tangguh Bencana ( KELTANA ). FPRB kota Probolinggo sendiri mendatangkan nara sumber dari Pusat Krisis dan Pengembangan Komunitas ( PKPK ) Fakultas Psikologi Universitas Airlanga Surabaya , yang sebelumnya juga telah menjadi nara sumber di Keltana Kelurahan Kademangan.

Kegiatan di laksanakan selama 2 ( dua ) hari dengan 30 peserta yang berasal dari FPRB Kelurahan Kebonsari Kulon sebanyak 25 orang , FPRB Kelurahan Jrebeng Wetan 1 orang,FPRB Kelurahan Tisnonegaran 1 orang,FPRB Kelurahan Pakistaji 1 orag ,FPRB Kelurahan Wonoasih 1 orang,dan FPRB Kelurahan Wiroborang 1 orang juga.

Pada hari pertama pelatihan ,Bapak Ikromi menyampaikan dalam sambutannya bahwa pelatihan ini untuk di ikuti secara baik sebagai bekal mental untuk menghadapi bilamana ada terjadi bencana di Kelurahan Kebonsari Kulon dan juga Kelurahan Kebonsari Kulon sebagai Kelurahan Tangguh Bencana ( KELTANA ) untuk siap dan sigap tenaganya di perlukan. Mohamad Amin Hasan selaku wakil dari FPRB Kota Probolinggo menambahkan apa yamg disampaikan oleh Bapak Ikromi bahwa pelatihan ini sebagai persiapan mental kita dalam menghadapi segala bencana yang mungkin terjadi di kota Probolinggo,kita akan belajar bagaimana cara menolong pertama kali kepada penyintas ( korban ) bencana.

Pelatihan dimulai dengan materi dukungan psikososial dan  kesehatan mental pada situasi krisis oleh Ibu Bani Bacan Hacantya Yudanagara,S.Psi.,M.Si. Ibu Ncan panggilan akrabnya ,menyampaikan tentang apa dampak peristiwa krisis ,lalu bagaimana responnya ,pastinya stres,dimana stres merupakan reaksi wajar dikondisi yang tidak wajar. Dengan keadaan stres tersebut ,mungkin bisa bertahan 2 minggu ,atau juga lebih,nah disitulah membutuhkan pertolongan kita untuk bisa membantu mereka yang terdampak krisis ,walaupun stres pada umumnya bisa pulih dengan sendirinya.

Sebagai relawan FPRB kita bisa memberikan dukungan psikologis awal ( DPA )  .Tindakan pertama yang dilakukan dalam durasi singkat pada orang yang baru mengalami situasi krisis, terdiri dari:

  • Mendengarkan dan menilai kebutuhan dan kekhawatiran
  • Membantu orang untuk memenuhi kebutuhan dasar (makanan, air)
  • Menghibur orang dan membantu mereka merasa tenang
  • Membantu orang untuk terhubung ke informasi, layanan, dan dukungan sosial 
  • Melindungi orang dari bahaya lebih lanjut

Prinsip-prinsip Dukungan Psikologis Awal terdiri dari :

  • Look (Mengamati)
  • Listen (Memperhatikan)
  • Link (Menghubungkan)

Pada hari ke 2 pelatihan di titik beratkan pada praktek adegan di mana jika terjadi bencana sesungguhnya. Para peserta terbagi menjadi 3 kelompok yang masing masing harus bisa mempraktekan tindakan apa saja yang perlu di lakukan.

Pelatihan di akhiri dengan memberikan kuis kepada para peserta untuk mendapatkan kaos yang sesuai apa yang di sampaikan oleh bapak Ikromi selaku Lurah Kebonsari Kulon dan terpilih 3 peserta yaitu :

Ibu vivin sebagai peserta yang bisa menjawab sekaligus menguraikan kembali apa saja yang telah di berikan oleh fasilitator,bapak Firman sebagai peserta yang heboh dan Bapak Oman sebagai peserta yang paling aktif saat pelatihan berlangsung.

Akhir pelatihan di tandai dengan pemberian sertifikat dari PKPK Unair Surabaya kepada Kelurahan Kebonsari Kulon. ( oman )

Berikut hasil wawancara kami bersama Bapak Ikromi sebagai ketempatan pelatihan , Ibu Bani sebagai Wakil dari PKK Unair Surabaya dan Bapak Moh. Amin Hasan sebagai wakil dari FPRB Kota Probolinggo.