Gapokwan Kecamatan Kanigaran Gelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Manfaat Tanaman Kelor ( PT. Moringa Farm Java )

  • Jun 21, 2025
  • mas oman
  • Seputar Lingkungan, Seputar Pertanian

 

Kebonsari Kulon Kota Probolinggo , ( 21 /06/2025 ) Gabungan Kelompok Wanita Tani (Gapokwan) Kecamatan Kanigaran menggelar rapat koordinasi di kediaman Ibu Sri Mei, Ketua KWT Srikandi, Kelurahan Kebonsari Kulon. Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan berbagai Kelompok Wanita Tani (KWT) se-Kecamatan Kanigaran, antara lain KWT Elwardah (Curah Grinting), Sekar Melati (Kebonsari Wetan), KWT Mandiri (Kebonsari Wetan), Dewi Sri (Kebonsari Wetan), KWT Tangguh (Sukoharjo), KWT Srikandi (Kebonsari Kulon), dan KWT Rezeki Berkah (Kanigaran). Acara dibuka dengan sambutan dari Ibu Wulan Suci, Ketua Gapoktan Kecamatan Kanigaran, yang menekankan pentingnya sinergi antar-KWT untuk mendukung program ketahanan pangan dan pemberdayaan perempuan di bidang pertanian. 

 

Tanaman Kelor: Solusi Nutrisi dan Peluang Ekonomi 

Narasumber pertama, Bapak Saiful Hadi dari PT. Moringa Farm Java, memaparkan tentang potensi besar tanaman kelor sebagai sumber nutrisi yang kaya manfaat. "Daun kelor mengandung gizi tinggi, bahkan melebihi buah-buahan dan ikan dalam beberapa aspek. Tanaman ini juga mudah diolah menjadi berbagai produk, seperti kue, minuman seduh, atau suplemen kesehatan," jelasnya.  Ia juga menawarkan kerja sama untuk pengembangan kebun edukasi kelor di wilayah KWT. "Kami siap mendukung jika ada kelompok yang berminat menjadikan lahan mereka sebagai percontohan penanaman kelor," ujar Saiful.  Ibu Sri Mei menyambut baik ide tersebut. "KWT Srikandi memiliki lahan kosong yang bisa dimanfaatkan. Kami berharap ada dukungan teknis dan bibit dari pihak PT. Moringa Farm Java," pintanya. 

 

 

 Persiapan Event Bulan Juli dan Dukungan Dinas Pertanian 

Ibu Randita, perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian & Perikanan Kota Probolinggo, memaparkan agenda penting di bulan Juli, antara lain: 

1. Pelatihan Olahan Pangan Berbasis Pekarangan untuk mendukung penurunan stunting. 

2. Lomba Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dengan penilaian meliputi administrasi, demplot, rumah benih, dan kontribusi penanganan stunting. 

3. Persiapan Gelar Potensi dalam rangka Hari Krida Pertanian bulan Agustus. 

"Kami harap seluruh KWT di Kanigaran berpartisipasi aktif, karena ini juga bagian dari 100 event yang dicanangkan Pemkot Probolinggo," pesan Randita. 

Sementara itu, Bapak Sofyan Widodo (Pak Dodo), Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Kanigaran, mendorong para anggota KWT untuk terbuka dalam berdiskusi. "Kami siap membantu jika ada kendala, mulai dari pembibitan hingga pemasaran. Program P2L ini salah satu upaya menekan angka stunting, dan peran KWT sangat vital," tegasnya. 

 

Penutup dengan Semangat Kolaborasi 

Rapat ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama, mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen untuk mengembangkan pertanian pekarangan yang berkelanjutan. Dengan adanya sinergi antar-KWT dan dukungan dari dinas terkait, diharapkan Kecamatan Kanigaran dapat menjadi contoh dalam pemberdayaan wanita tani dan ketahanan pangan.  ( oman/MP )