Kebonsari Kulon Siap Dinilai dalam Lomba Kampung Mandiri 2025 : Lurah Ikromi Tinjau Langsung Titik Inovasi Pokja

  • Aug 01, 2025
  • MasOman
  • Seputar PKK, Seputar Pemerintahan, Seputar Event , Seputar Posyandu, Seputar Pertanian

Kebonsari Kulon Kota Probolinggo ( 1/8/25 ) Kelurahan Kebonsari Kulon menunjukkan keseriusannya dalam mengikuti Lomba Kampung Mandiri tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Probolinggo. Pada Jumat malam (1/8), pukul 20.23 WIB, Lurah Kebonsari Kulon, Ikromi, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik lokasi inovasi yang akan dinilai oleh tim juri.

Didampingi Ketua LPM David dan Ketua KIM Mawar Putih Oman, peninjauan difokuskan pada Kampung POC di RW 17, yang menjadi salah satu inovasi unggulan warga. Meski dilakukan malam hari, semangat Pak Lurah tidak surut demi memastikan kesiapan maksimal.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh elemen masyarakat benar-benar siap, baik dari sisi fisik maupun pemahaman terhadap inovasi yang ditampilkan,” ujar Ikromi.

Dalam lomba ini, masing-masing Pokja dari Tim Penggerak PKK Kelurahan Kebonsari Kulon menampilkan inovasi yang mencerminkan kemandirian dan kreativitas warga. Tidak hanya ketua Pokja, seluruh anggota juga diharapkan memahami inovasi masing-masing agar mampu menjawab pertanyaan dari tim penilai.

Berikut lokasi dan inovasi yang akan dinilai:

  • Pokja 1: Posyandu Lansia – RW 02
  • Pokja 2: Rumah Produksi UKM Amplang – RW 04
  • Pokja 3: KWT Srikandi / Kampung Edukasi lingkungan Anak ( Kamelina ) dan Kampung POC  – RW 17
  • Pokja 4: Posyandu Mawar A – RW 17

Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Kebonsari Kulon , Jita Olisa  turut aktif dalam persiapan bersama seluruh anggota Pokja. Mereka memastikan kelengkapan administrasi, kebersihan lingkungan, serta pemahaman terhadap inovasi yang diusung.

Setelah seluruh persiapan dinyatakan 100% siap, warga dan tim pelaksana menggelar doa bersama sebagai bentuk harapan agar Kelurahan Kebonsari Kulon dapat meraih hasil terbaik dalam lomba.

Semangat gotong royong, kepemimpinan yang inklusif, dan inovasi warga menjadi kekuatan utama dalam membangun kampung yang mandiri dan berdaya saing. ( oman/MP )