Monitoring Website dan Media Sosial bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Probolonggo

  • Nov 12, 2024
  • mas oman
  • Seputar Pemerintahan, Seputar Event , Seputar Edukasi

Kanigaran ( 12/11/2024 ) Bertempat di Pendopo Kecamatan Kanigaran Kegiatan Monitoring website dan media sosial bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di wilayah Kecamatan Kanigaran, Mayangan dan Kademangan. Hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Noor Aly sebagai Camat Kanigaran , Kadis Kominfo Kota Probolinggo,Bapak Dr. Aman Suryaman, A.P., M.M. dan Bapak Kabid Diskominfo Kota Probolinggo, Bapak Nanang Hartono serta Ketua KIM dan Ops di wilayah Kecamatan Kanigaran, Mayangan dan Kademangan sejumlah 36 orang .

Kegiatan di awali sambutan Bapak Noor Aly ,selaku Camat Kanigaran sekaligus menjadi tuan rumah di kegiatan Monitoring Website dan Media Sosial bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) .Beliau menyampaikan selamat datang kepada rekan rekan KIM di wilayah Kecamatan Kanigaran, Mayangan dan Kademangan. Bapak Noor Aly menyampaikan apresiasi dalam kegiatan yang dimaksud karena keberadaan KIM di setiap kelurahan bisa membantu untuk memberikan informasi terkait dengan kegiatan kegiatan yang ada di kelurahan masing masing,termasuk juga kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah,dengan harapan ,apa yang di tulis dalam website masing masing KIM bisa menyebar ke seluruh Indonesia,sehingga banyak lagi yang mengetahui informasi tentang kota Probolinggo pada umumnya. Diakhir sambutan ,Bapak Noor Aly membuka secara resmi Kegiatan Monitoring website dan media sosial bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di wilayah Kecamatan Kanigaran, Mayangan dan Kademangan.

Selanjutnya penyampaian materi oleh Bapak Kadis Kominfo Kota Probolinggo,Bapak Dr. Aman Suryaman, A.P., M.M.. Diawal penyampaian beiiau mengawali dengan status KIM di masing masing wilayah. Penyelenggaraan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangkan diseminasi informasi, dapat dicapai dengan membentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). KIM dibentuk oleh, dari, dan untuk masyarakat yang secara khusus sebagai layanan informasi masyarakat terhadap isu-isu pembangunan sesuai dengan kebutuhannya. KIM dibentuk dengan maksud untuk meningkatkan pengetahuan, serta mendorong berkembangnya motivasi masyarakat dalam berparitipasi aktif dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.serta sebagai wadah bagi masyarakat untuk memperoleh dan menyalurkan informasi yang terpercaya, aktual, dan faktual.

Dengan mengganti nama Kelompok Informasi Masyarakat menjadi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM), menunjukkan bahwa peran KIM lebih luas karena bisa melibatkan berbagai unsur masyarakat.Agar KIM lebih mudah diakses, nama KIM yang semula merupakan akronim dari Kelompok Informasi Masyarakat menjadi komunitas.Dengan mengganti nama kelompok menjadi komunitas, menurut Bapak Aman, menunjukkan bahwa peran KIM lebih luas karena bisa melibatkan berbagai unsur masyarakat. Di antaranya, pelaku usaha, komunitas usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan lain sebagainya. "Secara otomatis potensi penyebaran dan diseminasi informasi yang akan diproduksi oleh pegiat KIM makin luas dan lebih variatif, Konsep tersebut merupakan sebuah pengembangan paradigma pola komunikasi di masyarakat: bukan lagi communication to people namun communication with people." ujarnya. 

Perubahan nama ini sekaligus berfungsi mendorong penggiat KIM agar terbiasa dengan pola komunikasi digital. Dengan komunikasi digital, diseminasi informasi diharapkan berjalan lebih cepat. Sebab, Aman menilai kecepatan adalah aspek yang kini sangat krusial dalam menyebarkan informasi. Khususnya dalam keadaan darurat seperti bencana alam. "Kami mencoba untuk membawa transformasi dari pola konvensional ke pola digital, supaya kemitraan bisa lebih efektif dan lebih efisien," tambahnya.

Selanjutnya acara dilanjut sesi tanya jawab. KIM Muslim dari Kelurahan Kanigaran menanyakan tentang pembinaan untuk mengisi website yang sudah terdaftar di domain kim.id,karena dari Diskominfo sendiri masih belum memberikan pelatihan atau tata cara mengelola website kim itu sendiri. Kemudian ada pertanyaan dari KIM Sukabumi. Bapak Edy menyampaikan bahwasanya tidak tahu caranya mengisi website kim dikarenakan masih belum diberikan user dan password untuk mengelola website oleh ketua KIM sebelumnya. Menjawab pertanyaan pertanyaan tersebut Bapak Aman meberikan informasi bahwa akan segera diadakan pembinaan tentang penulisan website kim dan terkait dengan username password akan dibantu menanyakan ke pengelola domian kim .id yang berada di pusat.

Oman sebagai Ketua KIM Mawar Putih dari Kelurahan Kebonsari Kulon menambahkan informasi dari Bapak Aman terkait dengan pengelolaan website kim. Oman menyampaikan bahwasanya pada saat ada event lomba tingkat Propinsi terkait dengan KIM diminta untuk memiliki website sendiri dengan menjadi subdomain dari kim.id Pada Tahun 2023 KIM Mawar Putih dari Kelurahan Kebonsari Kulon ditunjuk untuk mewakili Kota Probolinggo yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur (Kominfo Jatim) bekerja sama dengan Junior Chamber International (JCI)  East Java KIM Hackathon 2023 selama tiga hari, 22-24 September 2023 di Singapore National Academy, Singapore.

Oman menambahkan jawaban dari Bapak Aman ,terkait dengan website kim itu sendiri,dimana dan bagaimana memulai mengisi dan mengelola website kim dengan benar,artinya bagaimana menulis artikel atau berita kegiatan ,cara menambah gambar dan video ,pada intinya sangat mudah sekali,tinggal pihak diskominfo bisa memberikan ruang untuk belajar bersama dalam mengembangkan website di masing masing KIM. 

Kegiatan diakhiri dengan foto bersama.

berikut hasil wawancara bersama Bapak Aman terkait dengan kegiatan di atas.

 

Berikut Apresiasi dari Bapak Noor Aly selaku Camat Kanigaran dalam sesi wawancara bersama Ketua KIM Mawar Putih