Reses I Tahun 2025: Ibu Isah Junaidah, S.E. Serap Aspirasi Warga Tiga Kelurahan di Kota Probolinggo

  • Oct 30, 2025
  • MasOman
  • Seputar Pemerintahan, Seputar Event

 

Kebonsari Kulon Kota Probolinggo, (30/10/2025). Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo di Jl. Brantas No. 11, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, saat Anggota DPRD Kota Probolinggo dari Fraksi PDI Perjuangan, Ibu Isah Junaidah, S.E., melaksanakan kegiatan Reses I Tahun 2025.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis sore pukul 16.00 WIB ini dihadiri oleh kurang lebih 100 peserta dari tiga kelurahan: Kebonsari Kulon, Kebonsari Wetan, dan Tisnonegaran. Hadir dalam acara tersebut berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Karang Taruna, ibu-ibu PKK, hingga kelompok UMKM, yang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap jalannya dialog dan penyampaian aspirasi.

 

Acara dipandu oleh Saudara Oman dari Kelurahan Kebonsari Kulon, yang membuka kegiatan dengan penuh semangat. Setelah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Saudara Misnadi, juga dari Kebonsari Kulon, memohon kelancaran dan keberkahan dalam pelaksanaan kegiatan.

Dalam paparannya, Ibu Isah Junaidah, S.E. menyampaikan bahwa kegiatan reses ini merupakan momen penting bagi anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, sekaligus sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan politis kepada konstituen. Beliau menekankan pentingnya kritik dan saran terhadap kinerja dewan serta kebijakan pemerintah Kota Probolinggo tahun 2025.

Ibu Isah juga mengangkat semangat pembangunan melalui jargon "BERSOLEK", yang merupakan akronim dari:

  • BERSIH: Lingkungan kota yang bersih dan sehat
  • ELOK: Kota yang indah dan tertata rapi
  • RAMAH: Masyarakat dan pelayanan publik yang ramah
  • SEJAHTERA: Peningkatan kesejahteraan bagi seluruh warga
  • ORGANIK: Pertanian ramah lingkungan
  • LESTARI: Kelestarian lingkungan
  • EDUKATIF: Pendidikan dan budaya masyarakat
  • KREATIF: Ekonomi kreatif dan inovasi lokal

Melalui semangat ini, Pemerintah Kota Probolinggo mengajak masyarakat untuk berbenah dari berbagai aspek demi masa depan yang lebih baik dan bermartabat.

Sesi diskusi yang dipandu oleh Saudara Oman berlangsung dinamis. Tiga pertanyaan utama diajukan oleh perwakilan dari masing-masing kelurahan:

  1. Bapak Seniman dari Kebonsari Wetan menyoroti masalah banjir di Jalan Raya Lumajang, tepatnya di perbatasan Kelurahan Sukoharjo dan Kebonsari Wetan, akibat saluran got yang tersumbat oleh sampah dan bangunan ruko.
  2. M. Yusuf dari Kebonsari Kulon mengangkat isu serupa di lokasi berbeda, menyoroti pentingnya penanganan drainase.
  3. M. Nur dari Tisnonegaran bertanya tentang kolaborasi antara legislatif dan eksekutif dalam membuka lapangan pekerjaan di Kota Probolinggo.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Ibu Isah menjelaskan bahwa saat ini telah dibuka lowongan kerja untuk program MBG (Makan Bergizi Gratis), yang menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, warga juga dapat mengusulkan program melalui RT/RW, kelurahan, atau anggota dewan melalui Pokir (Pokok Pikiran), dengan syarat memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Kegiatan ditutup oleh MC dengan penuh harapan. Di akhir acara, Ibu Isah Junaidah mengajak seluruh peserta untuk tetap semangat membangun Kota Probolinggo tercinta melalui kegiatan positif dan kolaboratif, demi mewujudkan visi Kota Probolinggo BERSOLEK.

 

Liputan : oman/MP