Si Doraemon: Aksi Donor Darah Rutin Masyarakat Kebonsari Kulon Berlangsung Sukses, Menjaga Kesehatan Diri dan Sesama

  • Jun 26, 2025
  • mas oman
  • Seputar Pemerintahan, Seputar Kegiatan Sosial, Seputar Kesehatan, Seputar Edukasi

Probolinggo, (26 Juni 2025) Kegiatan sosial "Si Doraemon" berupa aksi donor darah rutin kembali digelar di Aula Pertemuan Kelurahan Kebonsari Kulon pada hari Kamis (26/06/2025). Acara yang diselenggarakan setiap dua bulan sekali ini merupakan hasil kerja sama apik antara PKK Kelurahan Kebonsari Kulon, FORKESA, dan PMI Kota Probolinggo. Kegiatan ini diharapkan dapat terus membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah, sekaligus meningkatkan kesadaran akan manfaat donor darah bagi kesehatan pendonor itu sendiri.

Slamet H., selaku Penanggung Jawab Kegiatan dari PMI Kota Probolinggo, mengungkapkan bahwa aksi donor darah di Kebonsari Kulon ini merupakan titik ke-16 dari 22 titik yang direncanakan pada bulan Juni 2025. "Untuk stok darah di PMI saat ini masih aman dan terpenuhi. Namun, kegiatan donor darah tetap terus berjalan karena kami siap membantu jika sewaktu-waktu ada masyarakat yang membutuhkan," jelas Slamet.

 

Lurah Kelurahan Kebonsari Kulon, Ikromi, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan "Si Doraemon" ini. Ia menyatakan kegembiraannya karena kegiatan ini secara rutin terlaksana dengan baik, menandakan keberlanjutan kerja sama yang erat antara PKK Kelurahan Kebonsari Kulon dengan PMI.

Berikut wawancara kami bersama Bapak Ikromi Wida Utama ,S.STP.M.AP selaku Lurah Kelurahan Kebonsari Kulon :

Sementara itu, Vivin, Ketua FORKESA yang juga sebagai pelaksana kegiatan dari unsur PKK, menyampaikan terima kasih mendalam kepada seluruh masyarakat Kelurahan Kebonsari Kulon yang telah mendonorkan darahnya. "Semoga setetes darah yang disumbangkan menjadi ladang amal dan dapat memberikan kesembuhan bagi orang-orang yang membutuhkan," ujarnya penuh harap.

Berikut wawancara kami bersama Ibu Vivin Dwi Candra DF. selaku Ketua Forkesa Kelurahan Kebonsari Kulon :

Manfaat Donor Darah Bagi Tubuh dan Pentingnya Golongan Darah

Donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga membawa segudang manfaat bagi pendonor. Salah satu pendonor, Emy Sulistyowati, berbagi pengalamannya. Ia mengaku awalnya sempat merasa takut untuk mendonorkan darah karena sering memiliki tekanan darah tinggi. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan tensi dan dinyatakan lolos, ini menjadi kali ketiga Emy berpartisipasi dalam aksi donor darah. Ia merasakan manfaat positif setelah donor darah, seperti tubuh terasa lebih segar. Emy juga menyadari bahwa donor darah dapat membantu membakar sekitar 500-650 kalori per sesi, yang berkontribusi dalam menjaga berat badan ideal. Selain itu, ia juga mengetahui bahwa donor darah dapat membantu menurunkan risiko kanker karena dapat mengontrol kadar zat besi dalam darah. Kadar zat besi yang tinggi dalam darah dapat meningkatkan risiko kanker tertentu, seperti kanker hati dan paru-paru.

Emy Sulistyowati saat di cek

Lebih lanjut, donor darah juga dapat:

  • Meningkatkan Produksi Sel Darah Merah Baru: Setelah donor, tubuh akan secara otomatis memproduksi sel darah merah baru, menjaga darah tetap sehat dan berfungsi optimal.

  • Menjaga Kesehatan Jantung: Dengan mengurangi kadar zat besi berlebih, donor darah dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

  • Mendeteksi Dini Masalah Kesehatan: Sebelum donor darah, pendonor akan menjalani pemeriksaan kesehatan singkat, termasuk tekanan darah dan kadar hemoglobin. Ini bisa menjadi deteksi dini jika ada masalah kesehatan yang tidak disadari.

Mengenal Golongan Darah dan Fungsinya

Dalam transfusi darah, pemahaman mengenai golongan darah sangat krusial untuk memastikan kecocokan antara pendonor dan penerima. Empat golongan darah utama adalah A, B, AB, dan O, masing-masing dengan karakteristik unik:

  • Golongan Darah A: Memiliki antigen A pada sel darah merahnya. Dapat menerima darah dari golongan A dan O.

  • Golongan Darah B: Memiliki antigen B pada sel darah merahnya. Dapat menerima darah dari golongan B dan O.

  • Golongan Darah AB: Memiliki antigen A dan B pada sel darah merahnya. Dikenal sebagai "resipien universal" karena dapat menerima darah dari semua golongan (A, B, AB, dan O). Ini sangat penting dalam situasi darurat ketika golongan darah penerima tidak diketahui.

  • Golongan Darah O: Tidak memiliki antigen A atau B pada sel darah merahnya. Dikenal sebagai "donor universal" karena darahnya dapat didonorkan ke semua golongan darah (A, B, AB, dan O). Ini sangat vital dalam bank darah untuk memenuhi kebutuhan transfusi darah yang mendesak.

Di akhir kegiatan, harapan besar disematkan agar setiap tetes darah yang didonorkan dapat menjadi nyawa bagi sesama, serta membawa manfaat kesehatan yang berkelanjutan bagi para pendonor.(Oman/MP)