Gerakan Peduli Sampah (Gerpesh Jitu) RW 17 Kebonsari Kulon Terima Bantuan Sarana Pengelolaan Lingkungan dari DLH Kota Probolinggo
- Jul 01, 2026
- MasOman
- Seputar Pemerintahan
Kebonsari Kulon Kota Probolinggo ( 01/07/2026 ) Gerakan Peduli Sampah (Gerpesh Jitu) RW 17, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, menerima bantuan paket sarana pengelolaan lingkungan dan persampahan tahun 2026 dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo. Penyerahan bantuan berlangsung pada Rabu, 1 Juli 2026, bertempat di TPA Bestari Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo.
Bantuan yang diterima berupa satu unit komposter kapasitas 120 liter beserta paket kelengkapannya (starter EM4, botol sprayer, dan poster SOP), satu set tempat sampah pilah 3 (tiga) jenis, serta lima kantong pupuk kompos. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Probolinggo dalam memperkuat aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di tingkat komunitas, sejalan dengan program prioritas daerah "Pro Iklim – Probolinggo Inovatif Berketahanan Iklim".
Melalui penggunaan komposter, pemilahan sampah, dan pemanfaatan pupuk kompos, masyarakat RW 17 diharapkan dapat berkontribusi menjaga bumi agar tetap lestari dan sehat bagi generasi mendatang. Sebelumnya, DLH Kota Probolinggo melalui Kepala Dinas Retno Wandansari menyampaikan bahwa pengelolaan sampah harus menjadi tanggung jawab bersama, mengingat timbulan sampah di Kota Probolinggo mencapai sekitar 122 ton per hari, dengan sekitar 85 ton di antaranya masih dibuang ke tempat pemrosesan akhir (TPA).

Ketua Gerpesh Jitu, Ibu R.Rr. Anggrianingsih, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas bantuan yang diberikan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan sarana pengelolaan lingkungan ini. Kehadiran komposter dan tempat sampah pilah ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus konsisten peduli dengan sampah. Karena sesuai dengan slogan kami, yaitu 'Sampah Berkah, Sampah Barokah', kami percaya bahwa sampah yang dikelola dengan baik akan membawa keberkahan bagi lingkungan dan kesejahteraan warga," ujar Ibu R.Rr. Anggrianingsih dengan penuh haru dan semangat.
Gerakan peduli sampah ini sejalan dengan program Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang digalakkan oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin. Bahkan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang baru-baru ini dilaksanakan juga mengusung tema "Probolinggo Inovatif untuk Ketahanan Iklim (PRO-IKLIM)" dengan melibatkan 200 RW se-Kota Probolinggo dalam kerja bakti serentak.
Dengan bantuan ini, diharapkan Gerpesh Jitu RW 17 terus konsisten dalam mengelola sampah dan menjadi simbol nyata semangat warga Kelurahan Kebonsari Kulon dalam mewujudkan "Waktunya Bekerja untuk Iklim – PRO IKLIM". Pemerintah Kota Probolinggo terus mendorong perubahan perilaku menuju budaya sadar lingkungan melalui penguatan Program Kampung Iklim (Proklim) di tingkat komunitas. ( oman/KIM MP )