Kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan 1 Puskesmas Kanigaran Tahun 2025

  • Feb 27, 2025
  • MasOman
  • Seputar Pemerintahan, Seputar Keagamaan, Seputar Kegiatan Sosial, Seputar Kesehatan, Seputar Edukasi

Kota Probolinggo ( 27/02/2025 ) Bertempat di ruang pertemuan Puskesmas Kanigaran telah berlangsung Kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan 1 Puskesmas Kanigaran Tahun 2025. Kegiatan di hadiri dari beberapa lintas sektor ,diantaranya Bapak Camat Kanigaran,Ketua TP PKK Kec Kanigaran, Kasi Pemmas Kecamatan Kanigaran, Danramil Kanigaran,Kapolsubsektor Kanigaran,Kepala KUA Kanigaran, Lurah,Forkesa,Babinsa,Babimkamtibmas,Ketua TP PKK Ketua LPM di wilayah Kelurahan Kanigaran-Sukoharjo,Tisno, Kebonsari Kulon, Kebonsari Wetan, Curah Grinting,dan Ketua Gerontology serta Ketua Himpaudi.

 

 

Mini lokakarya Puskesmas Kanigaran bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dan koordinasi antar sektor dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan di masyarakat.Dalam mini lokakarya lintas sektor, berbagai topik dibahas, seperti masalah kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat, pemantauan cakupan pelayanan puskesmas, edukasi kesehatan, serta penyusunan rencana kerja untuk periode selanjutnya2. Kegiatan ini juga bertujuan untuk membina peran serta masyarakat dalam pembangunan kesehatan dan memastikan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan sesuai dengan perencanaan yang terintegrasi dengan program kesehatan dari pemerintah pusat.

 

Kegiatan diawali sambutan dari Bapak Noor Aly selaku Camat Kanigaran. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwasanya ,dengan Walikota Probolinggo baru yaitu dr.H. Aminudin nanti ada beberapa agenda yang akan dilakukan ,setelah beliau ( Walikota ) selesai mengikuti re tret di Magelang. Jika melihat jadwal dari Re Tret ,Bapak Walikota akan tiba kembali di Kota Probolinggo, besok ,hari Jumat,28 Februari 2025. Beliau juga menyampaikan tentang teman teman PKL yang ada di Taman Maramis ,akan direlokasi tempat baru,termasuk juga temen teman PKL yang ada di sepanjang Jalan Cokroaminoto. " mereka sudah kita ajak bicara baik baik,tetapi mereka enggan untuk pindah, sehinga bisa menjadi masalah, tapi kita akan memberikan solusi terbaik untuk itu ,terkait program makan bergizi gratis  ( MBG ) nanti akan di sampaikan oleh rekan Danramil juga tentang Program Pengecekan Gratis Kesehatan sebagai Hadiah Ulang Tahun bagi Masyarakat, akan di sampaikan oleh Ibu dr. Putu Irmayani "pungkasnya. Bapak Noor Aly juga mengingatkan kepada beberapa angkrigan yang muai menjamur di Kota Probolinggo, yang penjualnya dominan anak anak muda, mereka tutup hingga malam hari, setelah tutup angkaringannya ,mereka ( para penjual ) akan melanjutkan nongkrong hingga larut pagi, karena mulai tanggal 26 -28 Februari ,pihak Kepolisian melakukan Patroli Pekat. 

Tujuan patroli pekat oleh kepolisian adalah untuk menciptakan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif dengan mencegah dan menindak berbagai bentuk penyakit masyarakat (pekat), seperti perjudian, peredaran minuman keras, dan kejahatan jalanan2. Patroli ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengawasan di wilayah hukum tertentu, khususnya pada jam-jam rawan terjadinya tindak pidana dan gangguan keamanan.Dengan adanya patroli pekat, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Selanjutnya sambutan dari pihak Danramil Kanigaran,Kapten Czi Lalu Fahrial menyampaikan tentang Program Makan Bergizi Gratis ( MBG ). Dengan adanya program makan bergizi gratis (MBG) diharapkan bisa mendorong peningkatan kualitas belajar siswa sekaligus pemenuhan gizi bagi anak. 

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki tiga tingkatan penyelenggaraan yang dirancang untuk memastikan distribusi makanan bergizi secara efektif dan efisien ke seluruh anak di Indonesia:

  1. Skema Penyaluran Menggunakan Dapur Pusat: Dapur besar dibangun di lokasi strategis untuk memasak dan menyiapkan makanan bergizi. Makanan ini kemudian didistribusikan ke beberapa sekolah di sekitarnya. Bahan makanan biasanya berasal dari petani dan peternak lokal untuk memastikan kesegaran dan kualitas.
  2. Skema Penyaluran Melalui Dapur Sekolah atau Pesantren: Dapur khusus dibangun langsung di sekolah atau pesantren yang memiliki banyak siswa, minimal 2.000 orang. Dengan cara ini, makanan dapat disiapkan dan disajikan langsung di tempat, mengurangi waktu distribusi dan memastikan makanan tetap segar.
  3. Skema Penyaluran Melalui Kemitraan dengan UMKM: Pemerintah bekerja sama dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memproduksi dan mendistribusikan makanan bergizi. Skema ini tidak hanya membantu dalam penyediaan makanan bergizi, tetapi juga mendukung perekonomian lokal dengan melibatkan UMKM dalam proses produksi dan distribusi.

Dengan tiga skema ini, program MBG diharapkan dapat menjangkau lebih banyak anak dan memberikan dampak positif bagi kesehatan dan gizi anak-anak Indonesia.

 

Selanjutnya penyampaian oleh ibu dr.Putu Irmayani selaku Pimpinan Puskesman Kanigaran,sekaligus merupakan penyelenggara kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan 1 tahun 2025. Dalam paparannya beliau menyampaikan profil Puskesmas Kanigaran ,mulai dari motto puskesmas ,SDM , dan program program kerja Tahun 2025 , yang dimulai bulan Januari hingga Juni kedepan. Mengenai Program Pengecekan Kesehatan Gratis  Ulang tahun ,Puskesmas Kanigaran sudah melayani mulai tanggal 10 Februari hingga tanpa batas akhir.

Untuk mendaftar cek kesehatan gratis,masyarakat bisa melakukannya dengan beberapa cara, baik secara online maupun offline: 

  1. Melalui Aplikasi SatuSehat Mobile
  2. Melalui WhatsApp Kemenkes RI
  3. Datang Langsung ke Puskesmas

Program Pengecekan Kesehatan Gratis (PKG) tersedia untuk semua kelompok usia, mulai dari bayi baru lahir hingga lansia. Berikut adalah pembagian usia yang dapat mengikuti program ini:

  1. Bayi Baru Lahir (0-6 Tahun): Pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi kelainan bawaan, pengukuran pertumbuhan dan perkembangan, serta pemeriksaan indera seperti mata dan telinga.
  2. Anak Sekolah (7-17 Tahun): Pemeriksaan kesehatan dilakukan di sekolah pada saat ulang tahun atau tahun ajaran baru, meliputi skrining tuberkulosis, pemeriksaan pendengaran, penglihatan, dan kondisi gigi.
  3. Dewasa dan Lansia (18 Tahun ke Atas): Pemeriksaan kesehatan meliputi tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah, fungsi ginjal, serta deteksi dini penyakit kronis seperti kanker dan penyakit kardiovaskular.

Dengan adanya program ini, diharapkan seluruh masyarakat dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit sejak dini. ( oman )