Kehadiran Lurah Kebonsari Kulon dan Istri Meriahkan Kegiatan Sedekah Sayur Kolaborasi KWT Srikandi dan Gerpes’h Jitu
- Oct 19, 2025
- MasOman
- Seputar Pemerintahan, Seputar Lingkungan, Seputar Event , Seputar Kesehatan
Kebonsari Kulon Kota Probolinggo, (19 Oktober 2025) Suasana pagi di Jalan Raya Priksan RW 16, Kelurahan Kebonsari Kulon, tampak lebih semarak dari biasanya. Di depan kebun KWT Srikandi, beberapa warga berkumpul mengikuti kegiatan “Sedekah Sayur” yang digelar atas kolaborasi antara Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi dan komunitas Gerpes’h Jitu. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Lurah Kebonsari Kulon, Bapak Ahmad Isnaini, beserta istri, Ibu Lusi Dwi Cahyani, yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Kelurahan Kebonsari Kulon,kader PKK dan Posyandu.

Acara yang dimulai pukul 07.00 WIB dan berakhir pada pukul 08.15 WIB ini membagikan total 323 paket sayur dan ikan segar kepada warga. Rinciannya, 135 paket berasal dari KWT Srikandi, 183 paket dari Gerpes’h Jitu, serta 5 paket khusus untuk balita stunting. Kegiatan ini merupakan agenda rutin KWT Srikandi sebagai bentuk kepedulian terhadap gizi anak-anak, khususnya balita stunting, serta upaya memperkuat ketahanan pangan warga sekitar.

Dalam sambutannya, Bapak Ahmad Isnaini menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan ini. “Program sedekah sayur ini sangat sejalan dengan upaya pemerintah dalam menurunkan angka stunting, khususnya di Kota Probolinggo. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain,” ujarnya.

Antusiasme warga terlihat jelas dari antrean panjang yang terbentuk sejak pagi. Banyak warga merasa terbantu dengan adanya pembagian sayur dan ikan segar yang langsung dipetik dari kebun KWT Srikandi. Salah satu warga, Bapak Ryan, orang tua dari balita stunting, mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Saya sangat bersyukur, anak saya diperhatikan. Semoga dengan bantuan ini, pertumbuhannya bisa semakin baik dan sehat seperti anak-anak lainnya,” tuturnya haru.

Ibu Lusi Dwi Cahyani, selaku Ketua TP PKK, juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menggandeng lebih banyak pihak, termasuk perusahaan melalui program CSR. “Kami berharap ada sinergi yang lebih luas untuk mendukung program pencegahan stunting. Bersama-sama, kita bisa wujudkan Kelurahan Kebonsari Kulon bebas stunting,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan masyarakat dapat menghasilkan dampak positif yang berkelanjutan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh KWT Srikandi dan Gerpes’h Jitu menjadi inspirasi untuk terus berbuat baik demi masa depan generasi yang lebih sehat dan kuat.( oman/MP )