Pelatihan Minuman Rosella: Pokja 3 PKK Kebonsari Kulon Gerakkan Pemberdayaan Keluarga Lewat Inovasi Pangan Lokal

  • Jul 04, 2025
  • mas oman
  • Seputar PKK, Seputar Pemerintahan, Seputar Edukasi

Probolinggo, (4/7/2025) Kelompok Kerja (Pokja) 3 PKK Kelurahan Kebonsari Kulon kembali menegaskan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan kreatif dan berbasis potensi lokal. Salah satu kegiatan terbaru yang sukses diselenggarakan adalah pelatihan pembuatan minuman rosella, yang dilaksanakan di depan ruang LKK Kelurahan, dengan penuh antusiasme dari para peserta.

 

Peserta kegiatan terdiri dari kader aktif Pokja 1 hingga Pokja 4 PKK, serta ibu-ibu dari masyarakat umum di lingkungan Kelurahan Kebonsari Kulon. Partisipasi lintas bidang ini mencerminkan semangat kolaboratif dan gotong royong yang menjadi ciri khas gerakan PKK.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pemenuhan salah satu program kerja Pokja 3 yang fokus pada pangan dan lingkungan hidup, serta peningkatan keterampilan ibu-ibu rumah tangga dalam menciptakan produk sehat dan bernilai jual.

 

Bahan dasar rosella yang digunakan dalam pelatihan ini bersumber dari Taman Aku Hatinya PKK (TAH) yang ada di kebun kelurahan, yang dikelola secara mandiri oleh kader PKK. Ini membuktikan bahwa pemanfaatan lahan pekarangan telah menghasilkan panen bermanfaat dan berkelanjutan—tanpa kesulitan dalam penyediaan bahan baku.

 

  

Dipandu langsung oleh Ibu Sri Mei Hariyati dan didukung oleh rekan-rekan Pokja 3 lainnya, pelatihan berlangsung secara interaktif dan aplikatif. Peserta dibimbing mulai dari pengenalan manfaat bunga rosella, teknik ekstraksi warna dan rasa, hingga penyimpanan produk agar tahan lama tanpa pengawet kimia berbahaya.

Pelatihan ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh yang memberikan dukungan dan motivasi:

  • Ibu Jita Olisa – Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Kebonsari Kulon
  • Bapak Ikromi Wida Utama – Lurah Kebonsari Kulon
  • Bapak Hasbul Holili – Babinsa Kelurahan

 Dalam sambutannya, Ibu Jita Olisa menyampaikan harapan agar kegiatan semacam ini tidak hanya dijalankan oleh Pokja 3, tetapi juga diadopsi oleh Pokja lainnya dalam rangka menjalankan program kerja yang mendukung kemandirian masyarakat. Menurutnya, “Inisiatif seperti ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan masyarakat mandiri, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional secara signifikan.”

 

Sekilas Proses Pembuatan Minuman Rosella

  1. Rebus bunga rosella dengan air dan rempah
  2. Diamkan, lalu saring dan peras sari rosella
  3. Tambahkan gula & lemon, masak hingga larut
  4. Dinginkan dan simpan dalam botol kaca steril

 Sirup rosella yang dihasilkan berwarna merah ruby dengan rasa asam-manis menyegarkan—dapat dinikmati langsung atau sebagai campuran makanan.Cukup 2 sdm sirup dicampur 200 ml air dingin untuk jadi minuman segar alami.

Pelatihan ini tak hanya membuka wawasan soal pangan sehat, tapi juga membuka peluang usaha kecil berbasis rumah tangga. Sirup rosella dikenal kaya akan vitamin C dan antioksidan, serta memiliki potensi pasar sebagai produk lokal unggulan.

 “Kami ingin ibu-ibu di lingkungan ini punya keterampilan praktis yang bisa menunjang kesehatan keluarga dan ekonomi rumah tangga,” ungkap Indah Hariyanti ,selaku Ketua pengurus Pokja 3.

 

Kegiatan ini bukan hanya mengenalkan minuman sehat, tetapi juga membuka peluang untuk usaha rumahan bernilai ekonomi. Dengan bahan dari kebun sendiri dan keterampilan sederhana, warga bisa menghasilkan produk yang sehat, mandiri, dan potensial dijual.Kegiatan ini diharapkan terus berlanjut dengan inovasi produk-produk lokal lainnya, seiring dengan meningkatnya peran aktif warga dalam mewujudkan keluarga mandiri, sehat, dan produktif. ( oman/MP )