Posyandu ILP Eidelweiss RW 04 Tampil Istimewa Sambut Hari Ibu

  • Dec 20, 2025
  • MasOman
  • Seputar Kesehatan, Seputar Posyandu

Kebonsari Kulon Kota Probolinggo, (20 Desember 2025). Dalam rangka menyambut Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember, Posyandu ILP Eidelweiss RW 04 Kelurahan Kebonsari Kulon menggelar kegiatan pelayanan kesehatan dengan nuansa berbeda. Para kader posyandu tampil anggun mengenakan kebaya hijau dan kain jarit, mencerminkan penghormatan terhadap peran ibu sebagai penjaga kesehatan keluarga.

 

Kegiatan berlangsung pada Sabtu (20/12) di Posyandu Eidelweiss, Jalan KH. Abdul Hamid RT 01 RW 04. Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) ini dikenal sebagai posyandu siklus hidup, melayani seluruh kelompok usia mulai dari bayi, balita, ibu hamil, remaja, usia produktif hingga lansia.

Pelayanan yang diberikan meliputi:

  • Penimbangan berat badan (BB), pengukuran tinggi badan (TB), LILA, dan LIKA
  • Pemeriksaan lingkar perut (LP), tekanan darah (tensi), dan gula darah

 

Kegiatan ini menjadi momen penting bagi warga RT 06 RW 04 untuk memanfaatkan layanan kesehatan. Ketua RT 06 RW 04, Bapak Yanto Utoro, turut hadir memantau langsung warganya. Ia menegaskan pentingnya keterlibatan ketua RT dan RW dalam kegiatan posyandu sebagai bentuk tanggung jawab sosial.

“Jangan sampai warga baru tahu sakitnya setelah merasa sakit. Posyandu ILP ini sangat membantu agar warga tahu apa yang sakit dan bagaimana menanganinya dengan tepat,” ujar Yanto.

 

 

Ketua Posyandu Eidelweiss, Ibu Nanik H., menyampaikan bahwa pemilihan seragam kebaya dalam kegiatan bulan ini bukan sekadar estetika, melainkan bentuk penghormatan terhadap perjuangan perempuan Indonesia.

“Sengaja kami dalam kegiatan bulan ini memakai seragam kebaya, dalam rangka menyambut Hari Ibu yang nanti dirayakan oleh ibu-ibu pada tanggal 22 Desember 2025. Menjadi seorang ibu itu sangat berat bebannya. Hari Ibu di Indonesia bukan hanya penghargaan atas peran domestik ibu, tetapi juga peringatan perjuangan perempuan Indonesia dalam meningkatkan hak-hak perempuan, berpartisipasi dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa, serta memperkuat persatuan sebagai kekuatan sosial,” ungkap Nanik.

Ia menambahkan bahwa peringatan Hari Ibu memiliki makna ganda: menghormati peran ibu dalam keluarga dan mengapresiasi kontribusi perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Ibu di Indonesia diakui tidak hanya sebagai pusat keluarga, tetapi juga sebagai bagian aktif dari kemajuan masyarakat,” tutupnya.

Turut hadir pula Ketua RT 02 RW 04, Saudara Oman, yang bertugas sebagai tim dokumentasi kegiatan posyandu. Beliau mencatat dan mendokumentasikan seluruh rangkaian kegiatan sebagai bahan laporan bulanan ILP RW 04. Dokumentasi ini menjadi bukti nyata komitmen kader dan pengurus dalam menjaga transparansi dan kesinambungan layanan.

 

Kegiatan posyandu kali ini tidak hanya menjadi ajang pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan penghargaan terhadap peran ibu. Penampilan para kader dengan busana tradisional menjadi simbol bahwa merawat anak dan keluarga adalah bagian dari warisan budaya yang harus dijaga.

Jurnalis : oman/MP