Santunan Anak Yatim dan Janda Lansia Tidak Mampu, GERPESH JITU RW 17 Tebar Berkah Ramadhan
- Mar 15, 2026
- MasOman
- Seputar Keagamaan, Seputar Kegiatan Sosial, Seputar Event
Kebonsarikulon Kota Probolinggo, (15 Maret 2026). Gerakan Peduli Sampah (GERPESH) Bank Sampah JITU RW 17 Kelurahan Kebonsari Kulon kembali menggelar kegiatan sosial berupa santunan anak yatim dan janda lansia tidak mampu. Acara berlangsung di Masjid Al Karim, Jalan Priksan Gang Jalak, dengan penuh khidmat di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, di antaranya Lurah Kebonsari Kulon Bapak Ahmad Isnaini, Ketua TP PKK Kelurahan Ibu Lusi, Ketua GERPESH JITU Ibu RR. Angrianingsih (Bunda Ning), Ketua LPM Bapak David, Ketua KIM Mawar Putih Saudara Oman, Ibu Eva dari Pegadaian Syariah, Ketua RW 17 Bapak Lilik Sujarwo, seluruh Ketua RT 01–06 di wilayah RW 17, mubaligoh Ibu Hosniah, serta tim hadrah Ko’irul Bariyah RW 17. Kehadiran mereka menambah semarak dan kekhidmatan acara.


Kegiatan dimulai pukul 08.45 WIB dengan penampilan tim hadrah Ko’irul Bariyah RW 17 yang menambah semangat dan nuansa religius. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.

Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua GERPESH JITU, Ibu RR. Angrianingsih atau akrab disapa Bunda Ning. Dalam pesannya, beliau mengucapkan syukur kepada Allah atas terselenggaranya santunan yang rutin dilaksanakan setiap tahun berkat kerja sama seluruh kader GERPESH JITU. “Terima kasih kepada semua anggota yang telah berjuang bersama, sehingga kegiatan ini terus berjalan,” ujarnya.

Sambutan berikutnya datang dari Lurah Kebonsari Kulon, Bapak Ahmad Isnaini. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini patut diapresiasi karena mampu mengubah hasil pengelolaan sampah menjadi kegiatan sosial yang bermanfaat. “Inisiatif ini layak ditiru oleh RW lain, karena dari sampah bisa lahir keberkahan,” ungkapnya.

Dari pihak Pegadaian Syariah, Ibu Eva turut memberikan sambutan. Ia menjelaskan program tabungan emas yang lebih menguntungkan dibanding tabungan uang, serta adanya fasilitas umroh dan haji dengan sistem angsuran. “Dengan tabungan emas, nasabah tidak dirugikan karena nilainya selalu naik. Bahkan ada program umroh dan haji yang bisa diangsur setelah berangkat,” jelasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah oleh Ibu Hosniah selaku mubaligoh. Dalam ceramahnya, beliau menekankan bahwa santunan anak yatim dan janda adalah amalan yang sangat dicintai Allah dan Rasulullah. “Kelak di surga, orang yang menyantuni anak yatim akan dekat dengan Nabi Muhammad,” tuturnya.







Puncak acara adalah penyerahan santunan kepada 15 anak yatim piatu dan 10 janda lansia berupa bingkisan dan uang. Salah satu penerima, Ibu Fatimah, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya. “Setiap tahun kami mendapat santunan dari GERPESH JITU. Alhamdulillah, menjelang lebaran kami tidak kebingungan lagi karena sudah ada kue dan uang untuk kebutuhan,” katanya dengan senyum haru.







Kegiatan berlangsung hingga pukul 10.12 WIB dan ditutup dengan doa bersama serta sesi foto sebagai kenangan kebersamaan.
Berikut wawancara kami bersama ibu Rr. Anggrianingsih,Ketua Gerpesh Jitu
Jurnalis : oman/MP