Sosialisasi PT Malahayati Nusantara Raya di Probolinggo: Edukasi Penting untuk Bebas dari Jeratan Pinjaman Online

  • Oct 20, 2025
  • MasOman
  • Seputar Edukasi

Kebonsari Kulon Kota Probolinggo, (19 Oktober 2025). Bertempat di Kafe KOGJA Kota Probolinggo, PT Malahayati Nusantara Raya (Malahayati Consultant) cabang Kota Probolinggo menggelar kegiatan sosialisasi yang dihadiri oleh 35 kader ibu-ibu PKK dari Kelurahan Kebonsari Kulon. Acara ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan solusi konkret bagi masyarakat yang terjerat masalah pinjaman online (pinjol), perbankan, dan persoalan keuangan lainnya.

 

Kegiatan dibuka dengan paparan dari Ibu Sumiyati yang memperkenalkan Malahayati Consultant sebagai lembaga konsultasi yang fokus membantu masyarakat melalui pendekatan diplomasi yang terukur dan pendampingan intensif. “Kami hadir untuk memberikan pembackupan risiko dari aplikasi pinjol, baik dari sisi tagihan, denda, bunga, maupun ancaman penagihan seperti teror dan kolektor,” jelasnya.

 

Mas Albar, salah satu pemateri, menyoroti sisi gelap praktik pinjol. Ia menjelaskan bahwa setelah 91 hari gagal bayar (galbay), pihak pinjol sebenarnya sudah bisa mengklaim asuransi atas kerugian mereka. “Namun ironisnya, meski sudah diganti oleh asuransi, mereka tetap menagih dan mengintimidasi peminjam. Di sinilah kami hadir untuk memberikan pemahaman dan pendampingan agar masyarakat tidak semakin terpuruk,” tegasnya.

Salah satu peserta, Era, sempat bertanya mengenai durasi penanganan kasus oleh Malahayati Consultant. Mas Albar menjawab bahwa proses bisa selesai dalam satu hari, asalkan sudah ada SKPP (Surat Kuasa Penagihan Pengalihan) sebagai dokumen hukum yang sah untuk menangani kasus tersebut.

 

Berikut hasil wawancara kami bersama Bang Raden Hanafi  terkait dengan Malahayati Consultant : 

Bang Raden Hanafi, pimpinan cabang Malahayati Consultant Probolinggo, turut memberikan penegasan penting. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada pihak-pihak yang mengaku sebagai “konsultan pinjol” namun hanya beroperasi secara online. “Kami memiliki kantor fisik, menjunjung transparansi, dan selalu mengarahkan nasabah untuk datang langsung. Tidak ada janji manis tanpa bukti. Semua proses kami bertanggung jawab secara hukum,” ujarnya.

 

 

Bang Raden juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini, Malahayati Consultant telah membantu lebih dari 1.000 jiwa masyarakat Kota dan Kabupaten Probolinggo yang terdampak pinjaman online. Di akhir kegiatan, seluruh peserta melakukan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan harapan baru.

 

Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak dan mampu menemukan solusi yang tidak hanya meringankan beban, tetapi juga menjaga martabat mereka sebagai individu. PT Malahayati Nusantara Raya terus berkomitmen menjadi mitra terpercaya dalam menghadapi tantangan keuangan masyarakat dengan slogannya "KIta Bantu Orang,Tuhan Bantu Kita". ( oman/MP )