Tiga Wakil Kelurahan Kebonsari Kulon Hadiri Acara Tasyakuran Peringatan Hari Pendidikan Nasional Kota Probolinggo 2025
- May 02, 2025
- MasOman
- Seputar Pemerintahan, Seputar Event , Seputar Edukasi
Probolinggo, 2 Mei 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025, Dinas Pendidikan Kota Probolinggo menggelar acara tasyakuran yang dikemas dengan dialog terpadu bersama Wali Kota Probolinggo. Kegiatan ini berlangsung di SMP Negeri 9 Kota Probolinggo dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan dari Kelurahan Kebonsari Kulon.
Kelurahan Kebonsari Kulon mengutus tiga wakilnya untuk menghadiri acara penting ini, yaitu seorang unsur Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK), yang dihadiri Ketua KIM Mawar Putih, Bapak Oman, untuk Ketua RT diwakili oleh Bapak Wariyadi ( RT 03 RW 09 ) dan Ketua RW diwakili oleh Bapak Moch. Hasan Tommy ( Ketua RW 09 ).Kehadiran mereka menjadi bagian dari komitmen masyarakat dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kota Probolinggo.

Ketua LPM Kelurahan Kebonsari Kulon sekaligus Sekretaris PGRI Kota Probolinggo, David Jonatha Badra, juga hadir pada kegiatan tersebut ,beliau menghadirkan 11 inovasi pendidikan yang sudah diterapkan di SMP Negeri 6 Kota Probolinggo. Dan sebelas iovasi tersebut resmi telah di tandatangani langsung oleh bapak Walikota Probolinggio,dr. H. Aminuddin Sp.OG.,(K)., M.Kes.

Sebagai Kepala Sekolah di SMPN 6 Kota Probolinggo, David Jonatha Badra terus berupaya membawa perubahan positif dalam dunia pendidikan. Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah Kotak Abunawas, sebuah kotak aduan khusus yang dirancang untuk menangani kasus bullying dan kenakalan siswa. Kotak ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi siswa untuk mengungkapkan pengalaman mereka secara aman tanpa takut akan tekanan atau hukuman.
“Kami ingin menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan mendukung bagi siswa agar mereka merasa aman saat belajar di sekolah. Melalui inovasi ini, kami berharap bisa menangani berbagai permasalahan dengan lebih baik,” ujar David Jonatha Badra.

Selain Kotak Abunawas, beberapa inovasi lain yang dibawa dalam Hardiknas kali ini mencakup strategi pembelajaran yang lebih interaktif, program peningkatan kreativitas siswa, serta pendekatan baru dalam mengembangkan karakter anak didik. Langkah-langkah ini sejalan dengan visi sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Probolinggo.
Dalam acara tasyakuran ini, Wali Kota Probolinggo memimpin diskusi bertajuk **“Dialog Terpadu Mengatasi Masalah Pendidikan”**, yang bertujuan untuk membahas berbagai tantangan serta solusi dalam meningkatkan mutu pendidikan di kota ini.
Para perwakilan dari Kelurahan Kebonsari Kulon turut memberikan kontribusi dalam diskusi, menyampaikan aspirasi dan masukan terkait kondisi pendidikan di lingkungan mereka. Mereka menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik.
Acara peringatan Hardiknas 2025 ini tidak hanya menjadi momen refleksi terhadap perkembangan pendidikan, tetapi juga menjadi ajang bagi masyarakat untuk turut serta dalam menentukan arah kebijakan pendidikan di Kota Probolinggo. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan pendidikan di kota ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang. ( oman/PB).